Di penghujung tahun 2020, Plainsong Live kembali mengundang dua belas musisi lokal untuk  tampil di Plainsong Live Sessions sesi kedua. Masih mengusung konsep yang sama, para  penampil leluasa memilih ruang pertunjukan dan set-up mereka supaya bisa tampil dengan  lebih genuine dan rileks. Penampilan mereka direkam dan dapat disaksikan di kanal YouTube  Plainsong Live. Sesi kedua ditampilkan dalam empat episode, dimana setiap episodenya  berdurasi 45 menit dan terdiri dari tiga musisi.

Ferry Dermawan (Direktur Plainsong Live) mengaku puas dengan sesi pertama. “Kami  mencoba untuk terus bersiasat dan mengeksplorasi konsep yang relevan dan memungkinkan  untuk diimplementasi dengan segala keterbatasan di era pandemi. Plainsong Live Sessions berharap bisa menawarkan tontonan alternatif yang menginspirasi. Selama prosesnya, kami  berupaya untuk tetap sadar pada representasi genre, gender, dan wilayah”

Anggun Priambodo (filmmaker, seniman, dan kawan baik Plainsong Live) masih  menyutradarai sesi kedua dan mendatangi musisi satu-persatu untuk merekam penampilan  dan keseharian mereka. “Saya ingin para musisi dapat menampilkan karakter mereka secara  gamblang. Tidak bersolek, dekoratif, terencana. Hal ini relatif mudah tercapai apabila mereka  bermain di ruang personal. Tapi karakter dan sisi personal mereka akan lebih tersamar apabila  mereka memilih untuk tampil di ruang publik.” paparnya.

Menurut Senyawa, salah satu penampil, pertunjukan yang direkam sebelumnya lebih baik  daripada pertunjukan daring melalui siaran langsung karena konsep presentasi visual dan  audio yang bisa direncanakan lebih baik. “Senyawa menolak ajakan Plainsong di sesi pertama karena kami khawatir banyak energi yang tidak akan sampai ke penonton. Setelah melakukan  beberapa kali pertunjukan daring dengan konsep yang berbeda-beda, akhirnya kami setuju  untuk bergabung dan memainkan set kami yang sangat langka. Murni akustik”.

Tunggu episode terbaru Plainsong Live Sessions sesi kedua pada hari Sabtu, 7 November  2020 di kanal Youtube Plainsong Live: youtube.com/plainsonglive dan sapa para  penampil di kolom chat saat premier! Gratis, terbuka untuk umum, tanpa registrasi.

Hubungan media:

Maya – maya@plainsong.id

 

Episode 

Tayang di kanal Youtube Plainsong Live: youtube.com/plainsonglive 

01 | Premier 7 November 2020, 20.00 WIB/21.00 WITA/22.00 WIT  The SIGIT (Bandung) & Mondo Gascaro (Jakarta) & Irama Pantai Selatan (Jakarta)

02 | Premier 21 November 2020, 20.00 WIB/21.00 WITA/22.00 WIT  Senyawa (Yogyakarta) & Sundancer (Mataram) & Filastine & Nova (Barcelona-Malang)

03 | Premier 5 Desember 2020, 20.00 WIB/21.00 WITA/22.00 WIT  Hara (Bogor) & Ramengvrl (Jakarta) & Heals (Bandung)

04 | Premier 19 Desember 2020, 20.00 WIB/21.00 WITA/22.00 WIT  Isyana Sarasvati (Bandung) & Made Mawut (Denpasar) & Endah N Rhesa (Tangerang Selatan)

***

Lebih lanjut tentang Plainsong Live:

Adalah promotor hiburan dan musik berbasis di Jakarta yang menyediakan wadah bagi  musisi berkualitas tinggi untuk berekspresi. Melalui festival dan konser, Plainsong Live  berkomitmen untuk menampilkan aksi yang dikuratori dengan baik dan menciptakan  pengalaman yang tak terlupakan bagi para penonton.

SEBELUMNYA

Plainsong Live adalah gagasan baru dari para pendiri G Production, yang sebelumnya  menyelenggarakan festival dan konser musik sejak didirikan pada tahun 2009.  Pertunjukan yang sebelumnya diproduksi antara lain Joyland Festival, festival musik dan  seni internasional yang independen; Djakarta Artmosphere, konser tahunan kolaborasi berkolaborasi musisi lintas generasi; Suara Tujuh Nada, tur multi kota dengan musisi independen; juga konser-konser tunggal seperti Pure Saturday, Frau, dan Senyawa.

www.plainsong.id

www.youtube.com/plainsonglive/ www.instagram.com/plainsonglive_/

www.facebook.com/plainsongliveid www.twitter.com/plainsonglive https://bit.ly/plainsonglive